Kamis, 02 September 2010

Game Online Moschee Baba Menghina Islam

Munculnya Game Online Moschee Baba menuai kecaman dan kritikan serta protes keras dari orang Islam di Austria. Moschee Baba sebuah Game Online Terbaru 2010 yang berisi penghinaan terhadap salah satu Agama, yaitu Agama Islam. Tentu saja game ini membuat orang muslim di Austria sangat marah dan tersinggung.
 
Game Online Moschee Baba Menghina IslamUlah Partai FPO (Freedom Party) Austria yang satu ini memang sudah kelewatan. Menjelang pemilihan Walikota Wina pada Oktober depan, FPO membuat sebuah game online yang bernuansa agitasi terhadap Muslim di Austria. Moschee Baba atau Bye Bye Mosque nama game online internet tersebut yang diluncurkan beberapa waktu lalu langsung menuai kritik tajam oleh sebagian partai oposisi dan partai yang berkuasa SPO.

Betapa tidak, online game ini dinilai sangat menyakiti perasaan komunitas Muslim di Austria. Game tersebut mengharuskan pemain untuk menembak setiap minaret masjid beserta muazin yang satu persatu muncul di layar. Muazin digambarkan tengah mengumandangkan azan dengan 2 tipe muazin yaitu berjubah merah dan hijau.

Diduga, warna hijau dan merah merujuk pada 2 pesaing partai politik lain yang selama ini dinilai lunak terhadap berkembangnya imigran di Austria. Di akhir game tersebut, bila pemain gagal memusnahkan seluruh minaret berikut muazin, sebuah pernyataan muncul :’’Kota telah dipenuhi dengan minaret dan masjid. Jika anda tak ingin ini terjadi, pilih kandidat Gerhard Kurzmann dari FPO pada 26 September’’.

Belakangan diketahui, Kurzmann, bos FPO di Provinsi Styria, Austria, yang menciptakan game nakal ini. Ia mencalonkan diri dalam pemilihan lokal di Styria. Hans Christian Strache, ketua umum FPO saat ini, juga sangat getol mengusik keberadaan masjid dan minaret di Austria. Hampir seluruh slogan kampanye Strache yang mencalonkan diri menjadi walikota Wina pada 10 Oktober mendatang, sangat berbau rasis dan diskriminatif.

Tak pelak, agitasi ini menimbulkan keresahan dalam masyarakat Austria. ‘’Daripada FPO menembaki minaret dan masjid yang dalam realitas tidak ada, lebih baik mereka fokus untuk menyelesaikan (menembaki) permasalahan pengangguran di Styria yang benar-benar ada’’, ujar Kogler Werner, salah seorang partisan partai politik lain. Di Austria sendiri sesungguhnya minaret masjid hanya ada 3, yaitu di Wina, Tirol, dan Lower Austria. Selebihnya, hanyalah masjid atau langgar.

Sementara itu, Anas Schakfeh, pemimpin komunitas muslim Austria menganggap FPO yang notabene menamakan dirinya partai kebebasan tetapi justru sangat resisten terhadap keberagaman. ‘’Ini adalah kebencian terhadap agama yang tidak dapat terbantahkan,’’ ungkap Schakfeh. Scahkfeh dan sebagian besar masyarakat Austria mendesak agar game online ini segera ditutup.

Game online ini bukan pertama kali ulah FPO yang provokatif terhadap toleransi beragama. Sebelumnya, anggota FPO Susanne Winter dari Graz pernah melecehkan Nabi Muhammad dengan pernyataannya dan untuk itu ia diganjar hukuman penjara.

Penghinaan terhadap Islam yang ditampilkan Moschee Baba Game online, tentu saja tidak bisa dibiarkan begitu saja.

PARTY extreme right-wing Austrian Freedom Party (FPOe) got the curse of many parties because ulahnya provoke hatred against other groups.

Muslims and politicians from all layers of color in the state had condemned an online video game that allows players from FPOe perform virtual fire shooting at the towers of the mosque and the muezzin.

As local elections are now approaching, a regional branch in Styria FPOe been showing games Moscheee Baba "or" Bye-Bye Mosque ". In these horrendous game, players collect points by aiming at the towering minaret of an Alpine landscape and the muezzin's call to prayer cartoons.

"Game over. Styria is currently full with minaret and the mosque!" video sound was at the end of a game, before inviting the players to give voice to the candidate Gerhard FPOe Kurzmann on 26 September local elections.

Islamic community and the opposition Green Party filed a complaint on Sept. 1 on the deed of inciting hatred and demeaning a faith that can be sentenced to imprisonment for two years.

Game's "no taste and is difficult to imagine," said the leader of the Islamic community in Austria, Anas Schakfeh, told ORF radio.

Prosecutors in Graz, the capital of Styria, conduct investigation and will decide whether to get rid of this game, which uses the usual images of Flash, from the Internet.

Bela

But Herbert Kickl FPOe secretary defended the provocative game that, by arguing that game does not involve an actual shooting, but "just press the stop button to stop a bad political decision."

Austrian Integration Fund (OeIF) estimates that approximately half a million Muslims live in the Austrian, of a total population of 8.3 million people, and in Styria number of Muslims carrying 1.6 percent of the population.

"FPOe aiming mosque minarets that does not even exist," said Green party candidate in Styria, Werner Kogler.

Social Democrats also did not respond to the healthy development by asserting: "FPOe fought election campaign in Styria with anti-foreigner stance and racial hatred."

An even criticism from within his own camp FPOe. "We should be looking for attention with the substance, not with continuous provocations," said House member Manfred Haimbuchner FPOe fraction, as quoted by the newspaper Oberoesterreichschen Nashrichten.

Followers

Recent Posts