Banyak orang yang melakukan Ramalan Bintang terhadap bebagai hal serta persoalan, ramalan di sini dalam arti prediksi ,perkiraan serta analisa.
Jadi yang kita bicarakan tentang ramalan ini adalah berdasarkan keilmuan yang berhubuhungan dengan apa yng diramal tersebut. Bukan analisa dari segi religius atau agamis, jadi tak usah atau jangan menilainya dari ranah agama.
Berbagai Ramalan tersebut diantaranya, Ramalan Bintang atau Zodiak , Ramalan cuaca , ramalan nama, ramalan jodoh, ramalan cinta, ramalan bola, ramalan Joyoboyo, serta ramalan - ramalan lainnya yang tak mungkin disebutkan satu persatu. Meramal ramalan ramalan atau prediksi ataupun perkiraan yang saya sebutkan itu, tentu saja tidak dilihat atau ditilai dari segi religius atau agamis. Yang mana -, masing - masing agama tentu punya penilaian yang berbeda mengenai hal tersebut.
Meramal atau memperkirakan serta memprediksi sesuatu, tentu saja berdasarkan disiplin ilmu yang dimilki oleh yang melakukan ramalan atau perkiraan dan prediksi atas hal yang diramal atau diprediksi orang yang meramal.
Anda dapat lihat definisi serta pandangan tentang ramalan dilihat dari segi religius di bawah ini!
DEFINISI RAMALAN
Ramalan berasal dari kata “ramal” yang artinya adalah suatu ilmu untuk menafsir, menilik, melihat atau memprediksi nasib seseorang, atau apa yang akan terjadi di masa depan. Ramalan juga merupakan salah satu cabang dari okultisme. Okultisme sendiri adalah ilmu atau permainan di dunia atau alam gaib.
JENIS – JENIS RAMALAN
Ramalan Personality
· Zodiak
Zodiak merupakan salah satu jenis ramalan yang diperkirakan berasal dari Yunani. Dua belas rasi bintang ini muncul berkala berdasarkan posisi bumi yang mengitari matahari. Selain digunakan untuk menebak kepribadian , zodiak juga dipakai untuk mengetahui nasib dalam kurun waktu tertentu berdasarkan posisi rasi bintang dan pengaruh dari benda langit lainnya. Orang-orang jaman dahulu belum kenal ilmu pengetahuan, langit dianggap surga dan benda langit dijadikan petunjuk.
Engkau telah payah karena banyaknya nasihat! Biarlah tampil dan menyelamatkan engkau orang-orang yang meneliti segala penjuru langit, yang menilik bintang-bintang dan yang pada setiap bulan baru memberitahukan apa yang akan terjadi atasmu!
Sesungguhnya, mereka sebagai jerami yang dibakar api; mereka tidak dapat melepaskan nyawanya dari kuasa nyala api; api itu bukan bara api untuk memanaskan diri, bukan api untuk berdiang! Demikianlah faedahnya bagimu dari tukang-tukang jampi itu, yang telah kaurepotkan dari sejak kecilmu; masing-masing mereka terhuyung-huyung ke segala jurusan, tidak ada yang dapat menyelamatkan engkau. (Yes 47:13-15)
· Tanggal Lahir (kwa mia)
Ilmu ini berasal dari daratan Tiongkok dan dapat digunakan untuk menilik nasib manusia berdasarkan tanggal lahir, shio, jam kelahiran.
· Garis Tangan atau Palmistry
Palmistry merupakan ilmu yang dikembangkan peradaban Babilonia, Sumeria dan Kaldea. Masa depan dan nasib bisa dilihat dari guratan tangan yang konon tidak pernah ada jenis guratan yang sama pada dua orang.
· Bentuk Wajah
Metode ini marak di Eropa abad pertengahan, merupakan cikal bakal dari phrenology (ilmu untuk mengetahui karakter dari bentuk tengkorak) dan kemudian berkembang menjadi psikologi awal. Namun kini metode ini telah ditinggalkan karena terbukti tidak ilmiah.
· Numerologi
Ramalan ini digunakan dengan cara menjumlahkan abjad dari susunan nama seseorang, hingga menghasilkan satu angka satuan antara 1 sampai 9. Angka tersebut kemudian ditafsirkan dengan berbagai interpretasi.
· Shio dan Feng Shui
Ramalan ini berawal dari mitologi China bahwa dewa tertinggi mengundang para hewan untuk hadir setelah bumi diciptakan. Dua belas hewan inilah yang tercepat dan mereka dijadikan nama tahun. Lalu setiap 2 tahun sekali, unsur hewan berganti (kayu, api, air, tanah, dan logam), dan dijadikan patokan untuk menilai karakter.
Fortune Telling atau Nasehat
· Tarot
Kartu ini diduga berkembang di Italia abad 14 (versi cetak), dan awalnya digunakan seperti kartu permainan biasa. Satu set kartu tarot terdiri dari 78 kartu, 22 Arkana minor dan 56 arkana mayor. Arkana mayor terdiri dari angka 0-21, dan berupa gambar figur-figur yang memiliki makna mistis sebagai pemberi nasehat. Sedangkan dalam arkana minor terdapat 4 kelompok (pedang, cangkir, tongkat, dan koin/pentakel). Arkana minor terdiri dari 10 kartu angka (dari angka 1-10), dan 4 kartu istana (page, knight, queen, dan king).
Sekitar abad ke-15, kartu tarot menjadi eksklusif di kalangan peramal dan penganut gnostis saja, sehingga muncullah kartu lain yang dapat digunakan masyarakat biasa. Kartu tersebut adalah kartu remi yang masih eksis hingga saat ini. Empat kelompok dalam kartu remi (spade, heart, clover, dan diamond) merupakan bentuk derivatif dari 4 kelompok dalam tarot. Konon, jika kartu tarot dipakai untuk bermain atau judi, maka ia akan kehilangan keampuhannya.
Masing-masing kartu mengandung makna simbolis berupa situasi dan saran. Gambar-gambar pada kartu tarot sangat variatif dan bergantung pada desainernya. Namun sebagian besar gambarnya merupakan symbol dalam agama pagan (aliran penyembah alam).
Ada banyak cara atau metode tebaran kartu, tergantung apa yang ditanyakan. Tiap posisi kartu (lurus atau terbalik) yang diletakkan di tiap kolom memiliki makna yang jika dirangkai mampu menjadi sebuah cerita tentang kisah hidup seseorang, baik masa lalu maupun kemungkinan masa depannya.
Tarot berkembang dari aliran Kaballah (mistik Yahudi) yang juga merupakan upaya kaum Yahudi untuk mempertahankan kebudayaannya. Dalam 22 kartu tarot, banyak terdapat abjad kuno Yahudi. Kartu-kartu ini jika dirangkai juga membentuk pola pohon kehidupan. Ada pendapat yang mengatakan bahwa tarot (taro) merupakan upaya membalikkan kata Tora (Taurat, Firman Tuhan).
Dalam mitologi Mesir, juga dikenal nama dewa Thoth yang merupakan salah satu nama malaikat yang terusir dari surga. Oleh karena itu, konsultasi via kartu tarot (meski tanpa ritual mistik), sesungguhnya merupakan kontak dengan salah satu fallen angel.
· Runes
Metode ini jauh lebih klasik daripada tarot, dan berkembang di Eropa Tengah dan Skandinavia. Runes berupa 24 tablet atau kerikil bertuliskan abjad gothic. Tiap abjad memiliki makna tergantung pada posisi jatuhnya kerikil dan persebarannya.
· Bola Kristal
Biasanya meramal dengan bola kristal banyak digunakan oleh kaum Gypsy. Bola Kristal dianggap sebagai suatu alat yang mampu menampilakn berbagai objek dan peristiwa.
· Kopi atau Teh.
Metode ramalan ini didasarkan pada pola bubuk ampas kopi atau daun the yang tampak setelah pasien meminumnya.
· I-Ching
Metode ramalan ini berasal dari China. Langkah-langkah yang dilakukan biasanya adalah pasien mengajukan satu pertanyaan dan kemudian berkonsentrasi. Ada tiga koin khusus yang dilemparkan bersamaan (dan dilakukan 2 kali pelemparan). Sisi kepala berarti garis lurus, sedangkan sisi ekor berarti garis patah. Setelah 2 kali pelemparan, maka akan ada 6 pola garis kombinasi. Lalu dari 64 kemungkinan yang ada, si peramal akan menginterpretasikan 6 pola garis kombinasi tersebut menjadi suatu nasehat bagi pasien.
Spiritual Power
Spiritual Power merupakan kemampuan melihat masa depan yang tidak memakai alat Bantu, namun berupa kepekaan yang kononnya merupakan karunia khusus yang dapat dilatih. Ada 2 jenis spiritual power, yaitu:
· Prekognisi (Firasat)
Prekognisi atau firasat adalah kemampuan untuk melihat tanda dan merasakan sesuatu yang akan terjadi. Kemampuan ini sangat tajam pada hewan, dan biasa disebut dengan insting. Wujud lain kepekaan ini adalah dengan memegang objek, peramal dapat merasakan siapa atau bagaimana pemilinya, atau dengan bersalaman ia mampu menduga apa yang akan terjadi pada orang yang disalaminya.
· Tafsir Mimpi
Analisa mimpi adalah cabang dari psikoanalisa yang mengaitkan alam bawah sadar (mimpi) dengan makan simbolis. Biasanya ada primbon khusus di mana terdapat daftar mimpi dan artinya.
Bibliomancy
Cara yang digunakan dalam bibliomancy adalah dengan mengambil sembarang buku, majalah, atau novel. Kemudian dengan mata terpejam dan konsentrasi, peramal menelusuri halaman itu secara acak, dan berhenti di manapun juga. Tempat di mana jari si peramal itu berhenti, memperlihatkan “pesan” atau ramalan untuk hari itu.
Talking to The Dead
· Bercakap-cakap melalui medium manusia
Peramal dapat langsung bercakap-cakap dengan “arwah” melalui medium makhluk hidup (bisa manusia maupun binatang)
· Jelangkung, Voodo, dan Papan Ouija
Biasanya para peramal menggunakan sumpit, batok kelapa, atau boneka voodoo, dan meletakkannya di atas papan ouija. Papan ini berisi sederetan angka dan huruf serta terdapat juga sebuah koin. Dengan meditasi, koin (atau kapur) ditaruh dan ditekan dengan telunjuk, serta dibiarkan. Konon, koin tersebut akan bergerak sendiri menuju huruf dan angka sebagai medium komunikasi.
Selama ini, orang selau berpikir bahwa roh orang mati (arwah) itu bisa kembali ke dunia. Mereka bisa mengganggu atau membantu mendapatkan ramalan, pesugihan, dll. Namun yang sebenarnya terjadi di alam roh tidaklah demikian. Roh yang selama ini dianggap sebagai arwah adalah roh jahat atau iblis yang menyamar menyerupai orang-orang yang sudah meninggal.
Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari. (Pengkhotbah 9:5-6)
JENIS – JENIS PERAMAL
· Peramal palsu
Peramal ini hanya sekedar menjual kebohongan sebagai ramalan untuk tujuan komersial.
· Peramal yang sekedar hobi atau belajar dari orang lain, tanpa memiliki bakat meramal.
· Peramal yang memiliki kemampuan gaib secara genetik (keturunan) atau spesialis.
PERTANYAAN – PERTANYAAN SEPUTAR RAMALAN
Bagaimana cara kerja ramalan (khususnya apa yang terjadi sebenarnya di alam roh ketika seseorang diramal?
* Menurut Harun Yusuf (mantan peramal), ketika seseorang memutuskan diramal, maka roh yang dipelihara oleh peramal tersebut akan mengikat atau menundukkan roh si pasien. Pada saat itu roh peliharaan peramal akan memberitahukan kepada roh peramal segala sesuatu mengenai pasien (masa lalu, atau cerita-cerita lain) yang dapat meyakinkan pasien. Setelah tau masa lalunya, maka selanjutnya peramal beserta roh peliharaannya akan membuat skenario bagi masa depan pasien. Saat itu juga, nasib dan masa depan pasien sudah tidak lagi berada di tangan Tuhan, sebab pasien secara tidak langsung sudah menyetujui untuk meyerahkan hidupnya pada si peramal. Manusia sendiri terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh. Jadi sangat memungkinkan sekali untuk roh peramal dan roh pasien dapat berkomunikasi tanpa dimengerti oleh pasien (jiwa atau pikiran pasien).
Mengapa ramalan bisa (bahkan sering) terjadi?
* Seperti yang telah dijelaskan di atas, ramalan bisa terjadi karena pasien sudah terbuka dan menyetujuinya, sehingga detik setelah ia diramal, iblis akan segera mendikte hidupnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari pasien sendiri pun akan timbul suatu efek sugesti yang membuatnya mewujudkan ramalan tersebut secara bawah sadar. Walaupun ramalan itu ada juga yang kelihatannya baik, namun ramalan itu tetap kutuk, yang menawarkan kepuasan di muka dan menuntut harganya di akhir. Ramalan itu mengikat dan berbeda sekali dengan nasib yang ditentukan Tuhan. Tuhan tidaklah otoriter seperti iblis. Namun Ia memberi manusia kehendak bebas untuk memilih menerima tawaran-Nya atau tidak.
Mengapa banyak anak muda amat tertarik dengan ramalan?
* Sebenarnya sangat manusiawi sekali jika orang ingin mengetahui masa depannya. Manusia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, dan mereka juga butuh kepastian. Apalagi di usia remaja, anak muda sangat dekat dengan dunia persahabatan dan perrcintaan, yang biasanya ada dalam ramalan.
Sebenarnya, bolehkah kita mengetahui masa depan kita?
* Boleh, asal kita bertanya pada “yang punya acara” langsung, yaitu Tuhan. Biasanya “ramalan” ini disebut dengan nubuatan, dan yang terlibat adalah Roh Kudus.
Bolehkah kita diramal sekalipun kita tidak mempercayainya? Berbahayakah ramalan komersil itu?
* Sama sekali tidak boleh. Sebab semua ramalan yang tidak melibatkan Roh Tuhan itu berasal dari iblis, dan sangat berbahaya. Sekalipun kita tidak mempercayainya, saat kita diramal, kita sudah membuka celah bagi iblis untuk melakukan pekerjaanya. Ingat, pekerjaan iblis adalah mencuri, membunuh dan membinasakan. (Yoh 10:10).
Langkah apa yang harus dilakukan jika sesorang sudah terlanjur terlibat dalam ramalan?
* Pertama, jelas kita harus mohon ampun pada Tuhan. Kedua, putuskan segala ikatan, kutuk dan hubungan dengan roh jahat, ketiga menyerahkan hidup kembali kepada Tuhan. Sebagai tindakan preventif, janganlah membuka celah sedikit pun bagi iblis, dan senantiasa lah memohon perlindungan dari Tuhan.
KESIMPULAN
Ramalan sebenarnya adalah sebuah skenario iblis yang dibuat untuk mendikte kehidupan orang-orang yang diramal. Oleh karena itu, ramalan itu adalah kutuk yang berbahaya. Satu-satunya cara yang tepat untuk mengetahui masa depan adalah dengan membangun hubungan yang erat dengan Tuhan, pencipta hidup kita, sehingga kita peka dengan rencana-Nya atas hidup kita.
Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati. (Ulangan 18:10-11)
Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu. (Imamat 19:31)
Sumber :(nggy)


COMMENTS :
0 komentar to “Ramalan”
Poskan Komentar